Menusuk Rindu

Oleh Dahlan Iskan

Menusuk Rindu
Dahlan Iskan.

Palu-Kebunkopi,
Palu-Parigi,
Palu-Tentena,
Palu-Donggala,
Adalah rute-ruteku.
Kala itu.

Rute yang menantang
Rute yang ngeri-ngeri sedap itu.

Palu…

Telukmu,
Nyiur melambaimu,
Al-Khairatmu,
Gerejamu,
Kelentengmu,
Semua lekuk-lekukmu,
Begitu abadinya diingatanku.

Palu…

Lama saya tidak ke sana
Sejak saya sendiri terkena bencana.

Palu…

Tiba-tiba namamu menusuk jantungku.

Tidak terhitung. Entah sudah berapa kali. Saya ke Palu. Tempatku merintis koran. Tempatku mendidik wartawan. Tempatku menikmati makanan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News