Merespons Putusan MK Tentang PT Nol Persen, Sultan Wacanakan Capres Independen
jpnn.com, JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Sultan B Najamudin menilai pengusulan bakal calon presiden secara independen atau nonpartisan perlu diwacanakan dalam sistem politik Indonesia.
Hal ini disampaikan Sultan mengingat kondisi partai politik yang cenderung tidak serius dalam kaderisasi untuk menyiapkan calon pemimpin bangsa.
Dia menilai hanya sedikit partai politik yang memiliki atensi dalam proses kaderisasi.
"Saat ini, UUD memang hanya menugaskan partai politik sebagai institusi demokrasi yang berhak mengajukan calon presiden. Namun, wacana menghadirkan calon pemimpin bangsa yang independen atau dari institusi demokrasi yang nonpartisan perlu dimulai,” ujar Sultan melalui keterangan resminya pada Minggu (5/1/2025).
Menurut Sultan, beberapa negara demokrasi besar seperti Amerika Serikat bahkan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada rakyat Amerika yang dinilai kompeten untuk mencalonkan diri menjadi presiden melalui jalur independen.
Presiden Rusia Vladimir Putin adalah Presiden yang dipilih langsung oleh rakyat Rusia setelah mencalonkan diri secara independen dalam Pilpres.
“Artinya, prinsip keadilan dan persamaan hak politik warga negara untuk memilih dan dipilih dalam demokrasi tidak boleh dibatasi baik oleh aturan Presidential Threshold maupun institusi politik tertentu saja,” ujar Sultan yang juga mantan wakil gubernur Bengkulu itu.
Meski demikian, mantan aktivis KNPI itu mengatakan pihaknya menghormati ketentuan dalam konstitusi yang mengatur pencalonan presiden hanya melalui partai politik.
Ketua DPD RI Sultan B Najamudin menilai pengusulan bakal calon presiden secara independen atau nonpartisan perlu diwacanakan.
- Ketua DPD RI Sultan Beri Pembekalan Kepada 1.700 Calon Wisudawan UGM
- Fahri Bachmid: Putusan MK 28/PUU/XXIV/2026 Mutlak Dijalankan, Melanggar Hukum Jika Jampidsus Keluarkan SE
- Lukmanul Hakim: Nama Provinsi DKI Jakarta Sah Digunakan
- Otorita IKN Buka Suara Soal Putusan MK Jakarta Masih Ibu Kota
- Putusan MK Terbaru Menyatakan Jakarta Masih Ibu Kota Negara, IKN Bagaimana?
- Heikal Safar Dukung Putusan MK soal Status IKN
JPNN.com




