Meski Bikin Resah, Dianggap Belum Mewabah

Meski Bikin Resah, Dianggap Belum Mewabah
Serangga Genus Paederus atau yang kini lebih dikenal dengan nama Tomcat. Foto : Flickr
JAKARTA - Keberadaan kumbang Tomcat atau semut Semai (Paederus Littoralis) kini membuat resah. Meskipun Tomcat ditemukan di mana-mana, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) belum menetapkan ada wabah penyakit karena Tomcat. Selain itu, belum dideteksi ada migrasi Tomcat dari satu daerah ke daerah lainnya.

 

Direktur Pengendalian Penyakit Bersumber dari Binatang Ditjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2-PL) Kemenkes Rita Kusriastuti di Jakarta, Jumat (23/3), menegaskan, kumbang Tomcat adalah hewan yang sudah cukup lama ada di Indonesia. Dia mengatakan, habitat utama Tomcat adalah di area persawahan. Terutama di sawah yang ditanami padi dan jagung.

 

"Jadi hampir bisa dipastikan di daerah yang ada sawahnya. Dia itu sahabat petani," katanya.

Rita menyebut demikian karena Tomcat adalah predator wereng yang menjadi musuh bebuyutan petani padi. Rita mengatakan, meskipun Tomcat dan petani sering bertemu, tetapi jarang terjadi kasus kulit petani melepuh gara-gara Tomcat.

 

JAKARTA - Keberadaan kumbang Tomcat atau semut Semai (Paederus Littoralis) kini membuat resah. Meskipun Tomcat ditemukan di mana-mana, Kementerian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News