Mobil yang Sering Ditumpangi Guru Honorer Supriyani Kacanya Pecah

jpnn.com, KONAWE SELATAN - Untuk menyelidiki penyebab pecahnya kaca mobil Camat Baito, yang sering ditumpangi Supriyani, guru honorer SDN 4 Baito, Kabupaten Konawe Selatan, Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Makassar diterjunkan.
Supriyani saat ini sedang dalam sidang di Pengadilan Negeri Andoolo.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Konawe Selatan AKP Nyoman Gede Arya Triadi Putra mengatakan bahwa turunnya tim Labfor Makassar tersebut merupakan hasil tindak lanjut dari konferensi pers Kabid Humas dan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Sultra, untuk mengetahui penyebab pecahnya kaca jendela mobil Camat Baito.
"Untuk hari ini sesuai dengan hasil rilis Kabid Humas dan Direktur Kriminal Umum, tim Labfor ini sudah datang dari Makassar berjumlah tiga personel untuk melakukan olah TKP," kata Nyoman Gede saat ditemui, Selasa.
Dia menyebutkan bahwa dalam pelaksanaan olah tempat kejadian perkara atau TKP yang dilakukan tim Labfor Makassar di Kecamatan Baito itu dikawal oleh petugas kepolisian setempat untuk melihat langsung saksi yang merupakan Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Baito yang juga Plt Kepala Desa Herwan Malengga.
"Tadi mereviu kembali kegiatan yang kemarin diperagakan langsung oleh sopir Plt Kepala Desa, dimana dian mendengar suara seperti melempar pasir di atas seng, dan dia berhenti dan turun, itu yang diperagakan posisi perkenaan tempat-tempat dia berhenti di lokasi kejadian, itu yang direka ulang," ujarnya.
Nyoman Gede mengungkapkan bahwa saat ini tim Labfor telah selesai melakukan olah TKP dan tengah melakukan pendalaman terhadap penyebab pecahnya kaca jendela mobil yang sering ditumpangi Supriyani itu.
"Setelah hasil olah TKP tadi dituangkan di dalam berita acara Labfor ada hasil kepada kami secara resmi, kami ajukan kepada pimpinan untuk dilakukan gelar perkara," jelasnya.
Tim Laboratorium Forensik menyelidiki penyebab pecahnya kaca mobil Camat Baito, yang sering ditumpangi Supriyani, guru honorer.
- Imbauan MenPAN-RB & BKN Tak Ampuh, Honorer K2 Teknis Tetap Diputus Kontrak
- 5 Berita Terpopuler: CPNS & PPPK Semringah, Bagaimana Nasib Honorer Gagal Seleksi Paruh Waktu, Kapan Jadwal Ulang?
- 137 CPNS & 449 PPPK Terima SK, Bupati Sahrujani Beri Pesan Begini
- CPNS & PPPK Tahap 1 Semringah, SK ASN di Tangan, Semua Honorer K2 Terakomodasi
- Apakah Honorer Gagal Seleksi Tahap 2 jadi PPPK Paruh Waktu?
- 600 Honorer Terpaksa Diberhentikan, Bupati Rio Minta Maaf