Morotai Pede jadi Destinasi Kelas Dunia

Morotai Pede jadi Destinasi Kelas Dunia
Suasana Moro Ma Doto Resort & Spa di Desa Buho Buho, Morotai. Foto: from indopos

Pendekatan kami adalah mengintegrasikan tenaga kerja dan tradisi local dan mengembangkannya secara berkelanjutan. Kami ingin ikut serta dalam melestarikan dan menjaga kualitas Morotai hingga generasi mendatang,” tambah pria berkebangsaan Jerman itu.

Bagi yang belum tahu, Moro Ma Doto Resort & Spa memiliki lahan yang sangat luas. Luasnya mencapai 60 Ha. Selain resort, lahan pertanian, buah dan sayuran organik berprinsip Perma Culture juga ikut dibangun di dalamnya. Dan semuanya, akan dikelola dengan melibatkan masyarakat sekitar. “Lahan yang akan dikembangkan memang luas sekali. Jauh lebih luas dari d’Aloha Resort yang mencapai 4,2 Ha. Dan saya yakin ini akan sukses karena Walter bukan tipe pengeluh,” timpal PIC Morotai, Ari Ari Surhendro.

Keberadaan Moro Ma Doto Resort & Spa ini membuat Ari happy. Karena selama ini, critical success Morotai ada di Akses dan Amenitas. Dua-duanya masih sangat minim.Belakangan, dua faktor tadi sudah mulai menggeliat. “Soal akses, sekarang sudah diterbangi Wing Air, Groupnya Lion Air dari Manado. Itu solusi yang bagus, karena Manado sedang booming wisatawan Tiongkok. Dan sekarang amenitasnya juga makin yahud seiring dengan hadirnya Moro Ma Doto Resort & Spa,” ucap Ari.

Ari pun mengaku makin pede mengejar target mendatangkan 500 ribu wisman di 2019. “Nanti amenitasnya akan ditopang dengan homestay. Kalau semua lini bergerak dengan semangat Indonesia Incorporated, saya yakin target mendatangkan 500 ribu wisman di 2019 bisa tercapai," tutur Ari. Jika 2016 baru mendapatkan 12 juta wisman, menuju 2019 yang diproyeksikan 20 juta, maka Morotai memang menjadi salah satu kantung wisata yang diharapkan bisa mendatangkan wisman. (indopos/jpnn)


Apakah Anda sudah mulai kangen dengan pantai pasir putih, lembut dan tidak sakit diinjak kaki telanjang? Ini coastal zone yang direkomendasi untuk


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News