MPR Sosialisasikan Empat Pilar Lewat Tarian Aceh dan Debus di Banda Aceh

MPR Sosialisasikan Empat Pilar Lewat Tarian Aceh dan Debus di Banda Aceh
Anggota MPR RI Fraksi PAN H. Nazaruddin Dek Gam, SH., dan Kepala Biro Humas dan Sistem Informasi Setjen MPR Siti Fauziah, SE., MM., saat Pagelaran Seni Budaya dalam rangka Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Banda Aceh. Foto: Humas MPR RI.

jpnn.com, BANDA ACEH - Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yakni Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bineka Tunggal Ika melalui metode pagelaran seni budaya (PSB) terus digencarkan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Salah satunya lewat PSB yang digelar di Gedung ITLC Banda Aceh, mengangkat 'Tarian Aceh dan Debus' oleh Sanggar Seni Gemilang, Rabu (9/3).

Acara ini dihadiri oleh anggota MPR RI (Fraksi PAN) H. Nazaruddin Dek Gam, SH., Kepala Biro Humas dan Sistem Informasi Setjen MPR Siti Fauziah, SE., MM., Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Tgk. Zainun Muhammad, Kepala Dinas Parawisata Kota Banda Aceh Iskandar, S.Sos., M.Si, Camat Jaya Baru Kota Banda Aceh, TM Syukri Wardana, S. STP, M.Si, serta masyarakat dan pelaku seni dari Kota Banda Aceh.

Nazaruddin mengatakan saat melakukan sosialisasi dengan metode PSB di Citeureup, Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu lalu, dia sudah menyampaikan akan mengadakan juga di Banda Aceh dan akhirnya sekarang terwujud.

“Jadi ya memang sosialisasi itu bisa dilaksanakan dengan berbagai macam cara,” kata Nazaruddin dalam sambutannya.

Nazaruddin bahwa selain sebagai anggota MPR, dirinya juga pemilik klub sepak bola Persiraja Banda Aceh. 

Satu-satunya klub di Sumatera yang lolos ke Liga 1. Nah,

Nazaruddin pun sempat bertemu dan berdiskui dengan para pemain Persiraja.

Sosialisasi Empat Pilar MPR RI dengan metode pagelaran seni budaya merupakan upaya untuk melestarikan kebudayaan dan nilai-nilai daerah.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News