JPNN.com

Mulai Besok Jalan ini Siap Dibuka Kembali

Selasa, 06 November 2018 – 17:08 WIB Mulai Besok Jalan ini Siap Dibuka Kembali - JPNN.com

jpnn.com, SURABAYA - Mulai besok (7/11), jalan Ngagel kembali dibuka. Proyek pemasangan pipa outlet yang melintasi jalan tersebut telah tuntas. Kemarin (5/11) bekas galian sudah tertutup beton cor. Aktivitas pengaspalan juga telah dituntaskan. Pihak DPUBMP (Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan) optimistis jalan yang menghubungkan Wonokromo dan Gubeng itu berfungsi normal hari ini.

Sejumlah trik digunakan DPUBMP agar Jalan Ngagel bisa cepat dibuka. Sebanyak 25 utilitas di bawah jalan tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran bakal memperlambat pengerjaan proyek. Namun, mereka menyiasatinya dengan cara yang tidak biasa. "Lubang kami buat lebih lebar di sisi kiri dan kanan pipa. Lalu, kami minta izin penyedia utilitas untuk menguliti kabel-kabel itu supaya lebih mudah dibelokkan dan dipinggirkan," jelas Kabid Pematusan DPUBMP Syamsul Hariadi.

Terbukti, utilitas yang rumit cepat diatasi dan pipa berdiameter 1,2 meter itu pun bisa dimasukkan. Kemudian, ditutup dengan box culvert berukuran besar. Lantas, dicor untuk memperkuat konstruksi jalan. Tahap terakhir, yaitu pengaspalan, dilakukan kemarin. "Kalau tidak hari ini (kemarin, Red) atau besok (hari ini, Red) jalan sudah dibuka lagi," imbuhnya.

Hal tersebut tentu membawa angin segar untuk pengendara yang biasa melintasi jalan itu. Sebab, sejak ditutup, kepadatan berganti ke Jalan Dinoyo dan Jalan Sulawesi. Dengan dibukanya Jalan Ngagel, lalu lintas akan kembali normal.

Syamsul juga mendapat banyak keluhan mengenai penutupan jalan tersebut. Untuk itu, pihaknya meminta maaf. Namun, imbuh dia, sejumlah dampak positif bakal dirasakan setelah proyek tersebut usai. Yakni, berkurangnya genangan air yang sering terjadi di viaduk Gubeng dan jalan lain di sekitar Rumah Pompa Flores.

Meski Jalan Ngagel sudah dibuka, DPUBMP masih punya PR untuk menuntaskan pemasangan pipa hingga Kalimas. Berbeda dengan pemasangan sebelumnya, pipa dengan panjang 5 meter itu tidak perlu dibuatkan lubang lagi. Setelah melewati Jalan Ngagel, pipa akan diletakkan dalam saluran air yang sudah ada.

Tidak berhenti di situ. Setelah saluran itu, masih ada satu jalan kampung yang berbatasan langsung dengan Kalimas. Mau tidak mau, bakal dilakukan pembongkaran jalan lagi. Yakni, Jalan Bagong Tambangan yang merupakan akses warga yang tinggal di kampung warna-warni itu.

Namun, hal itu tidak menjadi persoalan. Sebab, Camat Wonokromo Tomi Ardiyanto mengatakan, mayoritas warga sudah setuju dengan adanya proyek tersebut. Penutupan jalan itu juga tidak berdampak signifikan ketika Jalan Ngagel sudah kembali dibuka. Sebab, jarak keduanya cukup dekat. "Warga sudah mendukung penuh. Supaya proyek cepat selesai juga," katanya. (din/c6/ady)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...