Munarman Menanti Kelahiran

Munarman Menanti Kelahiran
Munarman Menanti Kelahiran
JAKARTA - Terdakwa kasus tragedi Monas 1 Juni 2008, Munarman SH, mengajukan permohonan penangguhan penahanan atas dirinya. Penangguhan itu diharapkannya atas alasan kemanusiaan karena isterinya, Anna Noviana (37), sebentar lagi akan melahirkan bayi ketiga mereka.

”Majelis hakim, atas alasan kemanusiaan, kami ingin mengajukan penangguhan penahanan buat klien kami, terdakwa Munarman. Soalnya, dalam waktu dekat, isteri terdakwa akan melahirkan anak ketiga mereka. Ini atas alasan kemanusiaan saja,” pinta salah seorang Tim Pembela Munarman, Mohamad Assegaf, usai berembuk dengan tim pengacara dan Munarman di ruang sidang PN Jakarta Pusat, kemarin (29/8).

Katua majelis hakim  Panussunan Harahap, serta dua anggota Reno Lestowo dan Agung Raharjo belum langsung memutuskan. Namun, majelis hakim menentukan sidang lanjutan untuk Panglima Komando Laskar Islam itu disamakan harinya dengan sidang Ketua Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab, Kamis (4/9) mendatang.

Syamsul Bahri Radjam kepada koran ini menambahkan, perkiraan isteri Munarman akan melahirkan anak ketiganya pada awal September 2008. ”Menurut cerita Munarman, perkiraan anak ketiga itu lahir pada awal September nanti. Inilah yang kita harapkan kepada hakim agar penangguhan penahanan diberikan dengan alasan kemanusiaan,” terang dia.

Munarman sendiri, ketika ditemui koran ini di tahanan Polda Metro Jaya belum lama ini, mengaku bahwa isterinya tak bisa lagi menjenguk dirinya di dalam tahanan karena kandungannya sudah berat. ”Dokter memperkirakan anak kami lahir tanggal 9 September atau diawal September. Sebenarnya, saya dan isteri sama-sama kuat untuk menanti kelahiran anak kami ini dengan kondisi saya sekarang (ditahan). Tapi seandainya memang bisa menyaksikan proses kelahiran secara langsung, mungkin saya bisa memberikan semangat kepada isteri dari dekat,” harapnya.

JAKARTA - Terdakwa kasus tragedi Monas 1 Juni 2008, Munarman SH, mengajukan permohonan penangguhan penahanan atas dirinya. Penangguhan itu diharapkannya

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News