Mungkin Aipda Edi Bakal Ingat Pria Ini Sepanjang Hidupnya

Mungkin Aipda Edi Bakal Ingat Pria Ini Sepanjang Hidupnya
Anggota Linmas Kelurahan Jatiraden Sarwono, penolong pertama Aipda Edi yang dibacok di Jalan Raya Kranggan, Jatisampurna, Kota Bekasi, Selasa (15/2). Foto: Dean Pahrevi/JPNN.com

jpnn.com, BEKASI - Kasus anggota Brimob Polri Aipda Edi Santoso yang jadi korban begal menggegerkan warga di Jalan Raya Kranggan, Jatisampurna, Kota Bekasi, Selasa (15/2) dini hari.

Anggota Linmas Kelurahan Jatiraden Sarwono mengaku menjadi orang pertama menolong Aipda Edi yang menahan sakit akibat dibacok pelaku.

Sarwono mengatakan awalnya dia tengah patroli wilayah di sekitar lokasi kejadian. Selanjutnya, Sarwono mendengar suara orang minta tolong.

Sarwono kemudian melihat korban duduk bersandar ke tembok bangunan di pinggir Jalan Raya Kranggan dengan kondisi bersimbah darah.

"Itu mobil pada lewat enggak ada yang menolong karena mungkin jam dua malam," kata Sarwono saat dikonfirmasi.

Sarwono langsung bergegas menolong korban sekaligus menghubungi Ketua RT setempat.

Pria berusia 52 tahun itu mengatakan darah korban terus bercucuran saat ditolong.

"Tadinya mau dibawa pakai motor karena enggak bisa karena dia sudah lemas. Enggak begitu lama, Pak RT menelepon Kapolsek Jatisampurna," ujar Sarwono.

Kasus anggota Brimob Polri Aipda Edi Santoso yang jadi korban begal menggegerkan warga di Jalan Raya Kranggan, Jatisampurna, Kota Bekasi, Selasa (15/2) dini hari, simak selengkapnya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News