Musda Riau Diprotes, Atribut Demokrat Dibakar, Muzamil Baharudin Angkat Bicara

Musda Riau Diprotes, Atribut Demokrat Dibakar, Muzamil Baharudin Angkat Bicara
Sejumlah kader Partai Demokrat saat membakar atribut partai sebagai bentuk protes pelaksanaan Musda V di Pekan Baru, Riau, Selasa (30/11/2021) Foto: Tangkapan layar siaran lansung akun Facebook Imelda Samsi

jpnn.com, PEKANBARU - Sebanyak 12 Ketua DPC Partai Demokrat se-Riau menanggapi protes yang dilakukan sejumlah kader terkait pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) V DPD Riau yang digelar di Pekanbaru, Selasa (30/11).

Ketua DPC Demokrat Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin yang mewakili seluruh Ketua DPC Demokrat se-Riau menegaskan tidak terpilihnya Asri Auzar dalam forum itu bukan karena dizalimi.

Muzamil menyatakan proses Musda V DPD PD Riau sudah berlangsung konstitusional sesuai dengan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dan Peraturan Organisasi Nomor 2 Tahun 2021.

"Percepatan Musda itu merupakan kehendak seluruh pemilik suara," kata Muzamil dalam keterangan tertulisnya yang diterima JPNN.com, Rabu (1/12).

Muzamil menyebut dinamika yang terjadi dalam pelaksanaan Musda V Demokrat Riau sama sekali tidak mengganggu keinginan kader untuk membesarkan partai berlogo bintang mercy itu di bumi lancang kuning.

Menurut Muzamil, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sangat menghargai pengurus DPD PD Riau sebelumnya yang diketuai Asri Auzar.

"Buktinya Ketum AHY sempat mempertahankan Pak Asri sebagai wakil ketua DPRD Provinsi Riau dari Fraksi Partai Demokrat hingga mengundurkan diri dan maju sebagai Calon Bupati di Rokan Hilir pada Pilkada serentak kemarin," ucap Muzamil.

Muzamil juga membantah pernyataan pihak-pihak terkait yang mengaku tidak mengetahui rencana Musda DPD Riau. Pasalnya, DPP Demokrat sudah berkali-kali menyurati terkait hal itu.

Jubir Ketua DPC Demokrat se-Riau Muzamil Baharudin angkat bicara terkait protes terhadap Musda Riau dan pembakaran antribut PD.