Musim Banjir, Wali Kota Dikabarkan ke Belanda

Musim Banjir, Wali Kota Dikabarkan ke Belanda
Musim Banjir, Wali Kota Dikabarkan ke Belanda

Ditanya perihal izin yang diajukan Jaang, ia mengelak membeberkan. “Tanya saja sama protokol,” pintanya.

Padahal jika memang mengajukan izin, seyogianya Bagian Pemerintahan mengetahui hal itu dengan menerima surat permohonan. Terlebih bila melakukan perjalanan ke  luar negeri mesti atas sepengetahuan dan mendapat rekomendasi yang ditandatangani gubernur.

Sementara, Wakil Walikota Nusyirwan Ismail ketika ditemui awak media kemarin di ruangannya mengatakan rekan kerjanya itu sedang di luar kota, meski tidak merinci lokasi persis Jaang berada.

“Ya, kami bagi-bagi tugas. Beliau tugas ke luar, saya tetap di sini (Samarinda). Semua pemerintahan tetap berjalan. Koordinasi tetap jalan. Kami harap suasana Samarinda tetap kondusif,” ucapnya.

Menurut penuturan sumber terpercaya Kaltim Post lainnya, sejak 20 Desember lalu Jaang telah meninggalkan Kota Tepian. Dikabarkan, ia beserta keluarga berlibur ke Belanda untuk menikmati musim dingin dan pergantian tahun di Negeri Kincir Angin tersebut.

“Baru kembali 2 Januari nanti,” ucap singkat sumber di lingkungan pemkot itu.

Yang pasti Jaang belum dapat dikonfirmasi. Ketika dikontak via jalur seluler, media ini diminta meninggalkan pesan suara. Pun begitu dengan pesan pendek yang dikirimkan, tak kunjung direspons Jaang hingga berita ini diturunkan. (riz/ril/zal)

 


SAMARINDA - Jelang pergantian tahun, Kota Tepian dihantui bencana. Beberapa wilayah yang menjadi langganan banjir diminta agar waspada banjir dan


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News