Muzani Memerintahkan Legislator dari Gerindra Mendesak Kepala Daerah Mencairkan Insentif Nakes

Muzani Memerintahkan Legislator dari Gerindra Mendesak Kepala Daerah Mencairkan Insentif Nakes
Sekjen Partai Gerindra yang juga Ketua Fraksi Partai Gerindra di DPR RI Ahmad Muzani. Foto: M Kusdharmadi/JPNN.com.

jpnn.com, JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani memerintahkan anggota DPRD provinsi, kabupaten, kota dari Fraksi Partai Gerindra di seluruh Indonesia mendesak kepala daerah segera mencairkan insentif tenaga kesehatan (nakes). 

"Kami menginstruksikan kepada seluruh anggota DPRD Fraksi Gerindra meminta gubernur, bupati, dan wali kota segera mencairkan insentif tenaga kesehatan di setiap daerah masing-masing,” kata Muzani dalam keterangannya, Sabtu (24/7).

Selain itu, Muzani memerintahkan anggota DPRD provinsi, kabupaten, kota dari Fraksi Gerindra se-Indonesia menanyakan perihal kendala pencairan tersebut kepada kepala daerah. 

“Sekaligus membahas bersama-sama percepatan pencairan insentif nakes dengan kepala daerahnya,” ungkap ketua Fraksi Partai Gerindra di DPR RI itu.

Menurut Muzani, penyaluran insentif bagi nakes masih tersendat. Anggaran insentif nakes Rp 8,85 triliun, baru terealisasi Rp 2,09 triliun.

Muzani menjelaskan selain untuk memenuhi hak nakes, insentif itu juga dibutuhkan untuk menjaga semangat dalam pelayanan kesehatan.

Dia menegaskan bahwa insentif itu merupakan hak para nakes dan sukarelawan yang bekerja keras tanpa kenal lelah.

“Mereka rela tidak pulang, mereka bekerja bertaruh nyawa, dan kerja-kerja mereka atas dasar kemanusiaan. Maka, pencairan insentif bagi nakes merupakan suatu hal yang patut untuk disegerakan," imbuhnya.

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengingatkan kepala daerah segera mencairkan insentif tenaga kesehatan.