Nadine Chandrawinata Jadi Guru di Pesisir

Nadine Chandrawinata Jadi Guru di Pesisir
Nadine Chandrawinata. Foto: Dok.JPNN
SAAT menyambangi sebuah pulau, Nadine Chandrawinata tidak hanya menikmati keindahan bawah lautnya dengan menyelam (diving). Tetapi dia juga memanfaatkan kesempatan itu untuk melakukan penyuluhan. Menurutnya, warga pesisir di beberapa daerah di Indonesia masih berperilaku tidak bersahabat dengan laut dan lingkungannya.

Di Wakatobi, Sulawesi Tenggara misalnya, dia kaget saat pertama kali menginjakkan kaki di sana. Banyak sampah, dan hampir tak ada satu pun tong sampah di gugusan pulau Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko itu. Dia lantas memberikan penyuluhan tentang pentingnya menjaga kebersihan dan mengajarkan warga setempat membuat tong sampah dari barang-barang bekas.

Penyuluhan itu juga dilakukan Nadine di pulau-pulau lainnya. Bersama 4-5 temannya sesama penyelam, dia sering membuat sekolah dadakan untuk anak-anak. ”Sambil keliling diving, kita melakukan penyuluhan di pesisir. Kita bikin sekolah dadakan, pinjam papan tulis, dan bawa buku. Saya jadi guru,” ungkap pengagum aktris Hollywood Cameron Diaz itu lantas tersenyum.

Saat menyelam, lanjut Nadine, dia dan teman-teman driver-nya membawa kamera untuk memotret seisi laut. Hasilnya, ditunjukkan pada anak-anak di sekolah dadakan tersebut. ”Foto-fotonya kami tunjukkan ke mereka, untuk memberi tahu apa saja yang ada di bawah laut. Anak-anak kami ajak untuk menjaga kehidupan laut, seperti tidak membuang sampah di laut,” tuturnya. (eos)


SAAT menyambangi sebuah pulau, Nadine Chandrawinata tidak hanya menikmati keindahan bawah lautnya dengan menyelam (diving). Tetapi dia juga memanfaatkan


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News