Sejarah Masuknya Orang Tionghoa ke Jakarta (2)

Nah...Ini Orang Tionghoa yang Melegenda di Jakarta

Nah...Ini Orang Tionghoa yang Melegenda di Jakarta
Masjid Angke tempo doeloe. Dipotret dari koleksi Phoa Kian Sioe. Foto repro: Wenri Wanhar/JPNN.com

Di samping itu, dapat bagian juga dari uang denda yang dikenakan kepada orang yang kedapatan main judi gelap.

Nah, jika Beng Kong dapat jatah dua tumpak kebun kelapa di Penjaringan, untuk Gouw Tjay, melalui besluit tertanggal 1 Agustus 1621, Gubernur Jenderal VOC memberikan setumpak kebun kelapa di kampung Bebek Angke.

Di situlah Gouw Tjay mendirikan sebuah masjid. Orang mengenalnya Masjid Angke.

Masjid itu masih ada. Lokasinya di Gg. Masjid, Jl. Tubagus Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

Kini, namanya masjid Al Anwar. Disebut juga masjid Jami' Angke.

Tukang Borong

Di samping Gouw Tjay, sekondan Beng Kong lainnya Lim La, saudagar Tionghoa yang memelopori hijrahnya kaum Tionghoa dari Banten ke Batavia.

Lim La memilih jadi rakyat biasa. Bukan pejabat sebagaimana Beng Kong.

SOUW BENG KONG Kapten kepala bangsa Tionghoa pertama di Batavia. Cukup dimanja Gubernur Jenderal VOC Jan Pieterszoon Coen.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News