Naik Motor Ugal-ugalan, 2 Pemuda Nyaris Tabrak AKP Zainuri Lalu Mengajak Berkelahi

Naik Motor Ugal-ugalan, 2 Pemuda Nyaris Tabrak AKP Zainuri Lalu Mengajak Berkelahi
Petugas mengamankan pemuda mabuk yang melawan arus lalu lintas dan mengancam petugas di jalur nasional lintas Malangbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (4/5/2022). ANTARA/HO-Warga Malangbong

jpnn.com, GARUT - Polisi dibantu warga mengamankan dua pengendara motor dalam keadaan mabuk yang melawan arus lalu lintas saat pemberlakuan sistem satu arah di jalan nasional daerah Malangbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu.

Dua pemuda itu berinisial DY (36) warga Rancaekek, Kabupaten Bandung dan UI (26) warga Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut.

Keduanya kini harus berurusan dengan hukum karena juga terbukti membawa senjata tajam dan obat terlarang.

Kapolsek Malangbong AKP Zainuri membenarkan adanya pengendara sepeda motor berboncengan yang berusaha melawan arus saat diberlakukan sistem satu arah di jalur nasional, dan mencoba melawan petugas, serta berucap kasar saat akan diamankan.

"Ada masyarakat yang mengendarai motor berboncengan dua melawan arah, ketika diberhentikan, diarahkan tetapi, mau menabrak anggota, bahkan mau menabrak saya juga," kata Zainuri saat pengamanan jalur di Malangbong.

Dia menuturkan peristiwa itu terjadi di jalan raya Malangbong Rabu sore di saat kondisi arus lalu lintas cukup ramai dan diberlakukan satu arah untuk mengurai kemacetan di jalur nasional itu.

Namun upaya kepolisian untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan itu, kata dia, ada saja pengguna jalan yang melanggar aturan dan membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya dengan melawan arus.

Sejumlah petugas yang melakukan penjagaan di jalan, kata dia, berusaha mengarahkan pengendara tersebut, namun, tetap melawan arus, bahkan tidak terima saat akan diamankan lalu mengajak petugas berkelahi.

Tidak terima ditegur petugas karena naik motor ugal-ugalan, dua pemuda ini malah mengajak polisi berkelahi.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News