Nasib Persebaya Makin Gelap

Sisa Kontrak Tak Terbayar, Pemain Tinggalkan Mess

Nasib Persebaya Makin Gelap
Nasib Persebaya Makin Gelap
SURABAYA - Janji manajemen Persebaya Surabaya untuk mencairkan sisa kontrak pemain tak kunjung terbukti. Bahkan, semakin hari malah tidak jelas. Hingga tadi malam, janji tersebut belum juga terealisasi.

   

Sebelumnya, bendahara Persebaya Hendri Suhariyanto menjanjikan bahwa hak pemain yang terkatung-katung akan segera diselesaikan kemarin. Hingga berakhirnya kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2009-2010, beberapa penggawa Green Force - julukan Persebaya - belum mendapatkan haknya. Antara lain 25 persen sisa kontrak dan gaji bulan Juni dan Juli.     

   

Hendri berkelit bahwa gagalnya pencairan disebabkan masalah dengan pihak bank. Menurutnya, penarikan uang tunai di atas Rp 100 juta tidak bisa serta merta dilakukan. Harus ada proses perijinan terlebih dulu. Meski demikian, Hendri mengatakan bahwa soal ini sudah diselesaikan di internal pemain.

   

Namun, realita di lapangan berkata lain. Gagalnya pencairan untuk yang kesekian kali ini memantik kekecewaan pemain. Beberapa pemain yang kemarin masih bertahan di mes Persebaya memasang muka cemberut. Salah satunya adalah gelandang serang Taufiq. "Ah, mana Mas, belum ada itu. Janjinya sekarang (kemarin, Red), tapi ditungguin tidak ada juga. Mereka ditelepon juga tidak bisa. Kasihan anak-anak," tuturnya.

   

SURABAYA - Janji manajemen Persebaya Surabaya untuk mencairkan sisa kontrak pemain tak kunjung terbukti. Bahkan, semakin hari malah tidak jelas.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News