Nazar Soroti Wacana Pemilu 2024 Kembali ke Sistem Proporsional Tertutup

Nazar Soroti Wacana Pemilu 2024 Kembali ke Sistem Proporsional Tertutup
Ilustrasi - Warga menggunakan hak pilih di Pemilu. Foto: JPNN.com/Ricardo

"Wacana oligarki sistem pemilihan proporsional terbuka dapat dicermati kekuatan pemilik modal untuk diusung parpol dan mendominasi perolehan suara calon pemilih," kata Nazar.

Menurut Nazar, sistem proporsional pemilu menganut paham demokrasi elektoral berbasis representasi politisi dan partai politik.

Dia juga menyebut demokrasi elektoral merupakan sistem keterwakilan yang dilakukan secara proporsional oleh parpol.

Sistem keterwakilan bisa menganut paham sistem proporsional terbuka maupun sistem proporsional tertutup.

"Karena itu, dalam hal ini saya kira penting setiap politisi parpol menyadari bahwa tugas utama adalah menjadi wakil dari konstituennya, yang mewujud dalam daerah pemilihan," kata Nazar. (gir/jpnn)


Nazar El Mahfudzi menyoroti wacana Pemilu 2024 kembali ke sistem proporsional tertutup, begini.


Redaktur & Reporter : Kennorton Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News