New Normal, Melanie Subono: Selamatkan Diri Kalian Sendiri
jpnn.com, JAKARTA - Melanie Subono berkomentar mengenai pemberlakuan New Normal di Indonesia yang kini sedang ramai menjadi pembahasan. Cucu Presiden ke-3 RI ini lantas membandingkan dengan kondisi di beberapa negara lain.
“Kata gue soal normal baru. Banyak negara lain sudah terapin ini karena enggak ada pilihan daripada makin kolaps, setelah mereka mati-matian ngidupin rakyat berbulan-bulan, ditambah setelah rakyatnya pun nurut,” ungkapnya.
Sayangnya, kondisi ini jauh berbeda di Indonesia. Pemerintah yang tidak menghidupi rakyat seperti pemerintah negara lain ditambah rakyat yang belum disiplin.
"Pas kita mau buka PSBB, gue spontan mikir, ‘Lha memang kapan kita PSBB? Kapan pemerintah mati-matian hidupin rakyat. Kapan rakyat nurut? (Dengar sih, prakteknya belum lihat),” sindirnya.
“Kalau tentang harga rakyat vs investor, sudah kejawab sendirilah. Patokan buka pertama di mana kepala negara mempersiapkan itu malah mal. Bukan yang berhubungan dengan rakyat yang ada di titik terendah mereka,” lanjutnya.
Melanie menuturkan seharusnya sejak awal pemerintah membuat aturan jangan berubah-ubah.
“Kalau memang dari awal bikin aturan main-main dan cuma biar keliatan kerja (biasanya besoknya berubah ubah dan takut tegas). Hari in bandara tutup besoknya buka, lebaran No kumpul tapi pejabat bisa open house dan lain-lain,” bebernya.
Yang semakin membuat Melanie kesal adalah kenapa pemerintah seakan menunggu rakyat menjadi makin miskin terlebih dahulu.
Melanie Subono hanya bisa bilang New Normal adalah momen di mana rakyat saatnya menyelamatkan diri masing-masing.
- Pemerintah Dinilai Perlu Memperkuat Mitigasi Serangan Siber di Media Sosial
- Andai Pemerintah Adil, PPPK & PPPK Paruh Waktu Tidak Mungkin Demo 7 September
- Pemerintah Diminta Hentikan Kebijakan Pengendalian Penduduk yang Targetkan Perempuan
- Presiden Prabowo Tegaskan 2 Kebijakan Pemerintah di Tengah Geopolitik Global
- Melanie Subono: Ini Pertama Kali Saya Apresiasi Polri
- Pertamina Patra Niaga Dukung Kebijakan Pemerintah Turunkan Emisi Lewat Pertamax Green 95
JPNN.com




