Nissan Diprediksi Tumbang dalam 3 Tahun Mendatang

Nissan Diprediksi Tumbang dalam 3 Tahun Mendatang
Ilustrasi Nissan. Foto: AFP

jpnn.com - Dalam sebuah percakapan khusus Carlos Ghosn dengan pengacaranya, mantan bos aliansi Nissan-Renault-Mitsubishi itu menyebutkan bahwa Nissan Motor Co akan bangkrut dalam dua hingga tiga tahun mendatang.

Percakapan selama 10 jam itu diungkapkan oleh pengacara pembelanya, Nobuo Gohara, dalam konferensi pers di Tokyo, Rabu, waktu setempat.

Menurut Gohara, Carlos Ghosn membuat prediksi akhir tahun lalu dalam serangkaian percakapan tentang penangkapan dan penuntutannya.

"Dia mengatakan kepada saya bahwa Nissan mungkin akan bangkrut dalam dua hingga tiga tahun," kata Gohara, dikutip dari Bloomberg.

Ghosn tidak menawarkan alasan terperinci, lanjut Gohara, terkait prediksinya atas nasib Nissan yang bakal mengalami kebangkrutan.

Azusa Momose, juru bicara Nissan, menolak berkomentar soal prediksi Carlos.

Faktanya, perusahaan yang berbasis di Yokohama itu menderita penurunan penjualan mobil di Tiongkok dan Eropa, mendorongnya untuk memangkas perkiraan laba dan penjualan untuk tahun fiskal yang berakhir 31 Maret, dan imbasnya pemangkasan 12.500 pekerja secara global.

Gohara mengatakan ia bertemu dan mewawancarai Ghosn lima kali selama periode dua bulan, tepat sebelum mantan bos aliansi itu melarikan diri, untuk sebuah buku yang ia rencanakan diterbitkan sebelum dimulainya persidangan Ghosn, yang tidak lagi mungkin terjadi.

Mantan bos aliansi Nissan-Renault-Mitsubishi, Carlos Ghosn, memprediksi Nissan Motor Co akan bangkrut dalam dua hingga tiga tahun mendatang.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News