Nokia Minta Pengadilan Stop Penjualan Blackberry

Nokia Minta Pengadilan Stop Penjualan Blackberry
Nokia Minta Pengadilan Stop Penjualan Blackberry
STOCKHOLM - Nokia meminta pengadilan di AS, Inggris dan Kanada memblokir penjualan pesaing mereka Blackberry. Permintaan ini diajukan menyusul perselisihan hak paten di antara perusahaan asal Finlandia tersebut dengan produsen Blackberry, Research In Motion (RIM).

Sebelum ada keputusan sidang, Nokia meminta RIM tidak diizinkan memproduksi perangkat yang menawarkan jenis umum konektivitas sambungan wi-fi sampai ada kesepakatan pembayaran lisensi. Pihak RIM sendiri menyatakan akan merespon tuntutan Nokia ""pada waktunya"".

"Research In Motion telah bekerja keras untuk mengembangkan teknologi unggulan Blackberry dan membangun sebuah industri kekayaan intelektual sendiri,"" demikian isi pernyataan RIM seperti dikutip BBC (29/11).

Perselisihan ini merupakan yang terbaru dalam serangkaian gangguan hukum yang dialami RIM saat perusahaan ini tengah bersiap merilis sistem operasi baru, Blakberry 10. Gugatan Nokia tersebut diajukan dua bulan setelah putusan arbitrasi dikeluarkan Kamar Dagang Stockholm di Swedia.

STOCKHOLM - Nokia meminta pengadilan di AS, Inggris dan Kanada memblokir penjualan pesaing mereka Blackberry. Permintaan ini diajukan menyusul perselisihan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News