Nusron Ajak Warga Madura di DKI Coblos Ahok-Djarot Saja

Nusron Ajak Warga Madura di DKI Coblos Ahok-Djarot Saja
Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Partai Golkar Wilayah Indonesia I Nusron Wahid dalam acara pengajian Peringatan Rajabiyah bersama warga Madura di DKI di Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (2/4) malam. Foto: Tim Pemenangan Ahok-Djarot for JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Partai Golkar Wilayah Indonesia I (Jawa dan Sumatera) Nusron Wahid terus turun ke lapangan untuk memenangkan duet Basuki T Purnama-Djarot S Hidayat pada Pilkada DKI.

Mantan ketua umum GP Ansor itu mendekati kalangan ulama demi mengumpulkan suara bagi duet petahana yang beken dengan sebutan Ahok-Djarot itu. Salah satu kalangan yang disasar Nusron adalah warga Madura di Jakarta.

Nusron bersama sejumlah ulama Madura menghadiri acara Pengajian Umum Peringatan Rajabiyah di Jalan Talang Nomor 3, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (2/4/). Pengajian yang juga diselingi deklarasi dukungan untuk Ahok-Djarot itu juga dihadiri ribuan warga Madura se-DKI Jakarta.

Tak tanggung-tanggung, acara itu juga dihadiri KH Imam Buchori Kholil. Kiai Buchori Kholil merupakan cucu Syaikhona Kholil Bangkalan yang dikenal sebagai penggagas berdirinya Nahdlatul Ulama (NU).

Nusron Wahid dalam sambutannya mengatakan, warga Madura punya posisi menentukan dalam Pilkada DKI. Menurutnya, jumlah warga Madura di DKI Jakarta cukup signifikan.

"Datanya kan ada sekitar 200 ribu warga Madura di DKi Jakarta. Diharapkan mayoritas warga Madura di DKI Jakarta bisa memilih pasangan Basuki-Djarot pada Pilkada DKI putaran kedua 19 April mendatang," ujar Nusron.

Mantan anggota DPR yang kini dipercaya memimpin Badan Nasional Penempatan & Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) itu banyak program dari Ahok-Djarot yang sejalan dengan keinginan warga Madura yang dikenal sangat Islami.

Salah satunya adalah Kartu Jakarta Pintar (KJP) Santri yang diperuntukkan kepada warga DKI Jakarta yang ingin menempuh pendidikan di pondok pesantren di daerah lain. "Jadi KJP Santri ini diperuntukkan bagi orang  Jakarta yg ingin kirim anaknya jadi santri di Jawa Tinur, Maduara, Jawa Tengah, Jawa Barat dan aderah lainnya akan tetap dapat KJP dari Jakarta," tuturnya.

Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Partai Golkar Wilayah Indonesia I (Jawa dan Sumatera) Nusron Wahid terus turun ke lapangan untuk memenangkan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News