Nyamuk Mandul untuk Hentikan Demam Berdarah

Para ilmuwan Australia mengatakan hasil awal dari sebuah proyek untuk mengusir nyamuk yang mematikan cukup menjanjikan.
Para peneliti telah merilis lebih dari 1 juta nyamuk Aedes aegypti mandul beberapa pemukiman dekat Innisfail, selatan Cairns, di utara Queensland.
Nyamuk yang berasal dari Afrika ini menyebabkan penyebaran penyakit seperti demam berdarah dan virus zika.
Pemimpin proyek Nigel Beebe dari CSIRO mengatakan mereka ingin menjadi yang pertama di dunia untuk sepenuhnya membasmi nyamuk dari lanskap perkotaan.
"Kami sangat, sangat senang dengan teknologi ini, sangat senang dengan produksi massal dan hasilnya terlihat sangat menggembirakan," kata Dr Beebe.
"Tidak diragukan lagi kami melihat penurunan yang signifikan dalam jumlah nyamuk Aedes aegypti di tempat-tempat percobaan dan kontrol itu."

Para ilmuwan telah membiakkan jutaan nyamuk dalam kondisi laboratorium di Universitas James Cook di Cairns melalui proyek Debug, yang didanai oleh perusahaan milik Google, Verily.
Nyamuk terinfeksi bakteri Wolbachia, yang membuat nyamuk jantan steril. Serangga itu kemudian dilepas ke alam bebas di lokasi percobaan.
- Dunia Hari Ini: Israel Berlakukan Keadaan Darurat Akibat Kebakaran Hutan
- Dunia Hari Ini: Amerika Serikat Sepakat untuk Membangun Kembali Ukraina
- Dunia Hari Ini: Pakistan Tuding India Rencanakan Serangan Militer ke Negaranya
- Dunia Hari Ini: PM Terpilih Kanada Minta Waspadai Ancaman AS
- Dunia Hari Ini: Sebuah Mobil Tabrak Festival di Kanada, 11 Orang Tewas
- Dunia Hari Ini: Siswa SMA Prancis Ditangkap Setelah Menikam Teman Sekelasnya