Nyolong HP di SPBU, Ya Begini Jadinya...

Nyolong HP di SPBU, Ya Begini Jadinya...
Ilustrasi penjara. Foto: JPNN

jpnn.com, MUBA - Yayan, 23, gelap mata ketika melihat handphone (Hp) Samsung J7 tergeletak di dinding mess SPBU Babat Banyuasin, Kecamatan Babat Supat, Muba, Sumsel, Kamis (23/8) pukul 02.00 WIB.

Tangan warga Kecamatan Lais, kabupaten Muba, Sumsel itu dengan sigap mengambil ponsel milik Hendri, karyawan tempat pengisian BBM tersebut.

Mulanya, tersangka datang ke sana untuk istirahat dan cucu muka di musala SPBU itu. Lokasinya di seberang mess karyawan. Mata tersangka lalu tertuju pada Hp yang tersender di dinding mess karena dijadikan wifi.

Setelah mengawasi keadaan, tersangka mendekat. Melihat pintu tidak terkunci, di langsung mengambil Hp itu dan membawanya ke musala. Korban yang mendengar ada langkah kaki orang kemudian keluar dari mess. Dia mendapati Hp miliknya sudah raib.

Korban lalu melihat tersangka. Karena gerak geriknya mencurigakan, korban pun menanyakan tentang ponselnya. Awalnya, tersangka tak mengaku. Kemudian, sekuriti SPBU menggeledah tubuh serta pakaiannya. Akhirnya didapatkan ponsel korban di lipatan ketiak tersangka.

“Kami dapat laporan, kemudian langsung mengamankan tersangka,” ujar Kapolsek Babat Supat, Iptu Marzuki Ssos. Dari interogasi dan pengembangan pemeriksaan, terungkap kalau tersangka memang kerap beraksi di musala.

"Yang bersangkutan pernah terlibat pencurian kotak amal di RM Pagi Sore serta musala Al Hidayah di Desa Babat Banyuasin," pungkasnya.(kur)


Yayan, 23, gelap mata ketika melihat handphone (Hp) Samsung J7 tergeletak di dinding mess SPBU Babat Banyuasin, Kecamatan Babat Supat, Muba,, Kamis (23/8).


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News