Ogah Setujui Keinginan Fadli Zon soal Jokowi Satu Periode

Ogah Setujui Keinginan Fadli Zon soal Jokowi Satu Periode
Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan, Fadli Zon dan Fahri Hamzah memimpin sidang paripurna DPR, Jakarta, Senin (11/12). Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mengaku tak setuju dengan pernyataan Fadli Zon bahwa Joko Widodo cukup satu periode saja menjadi presiden karena rakyat makin susah. Menurut Taufik, justru rakyat yang berdaulat untuk menentukan presiden.

"Masalah menang atau kalah itu kan tergantung rakyat yg memilih. Kita tidak bisa menghakimi untuk seseorang tidak boleh maju," kata Taufik di gedung DPR, Jakarta, Rabu (31/1). 

Wakil ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu menegaskan, semua kembali lagi kepada rakyat. Indonesia harus bersyukur memiliki demokrasi yang sangat konstitusional.

"Elektoralnya sangat terbuka yakni one man, one vote, one value," katanya. 

Karena itu, siapa pun yang memenuhi syarat dipersilakan mencalonkan diri di pemilu presiden. Asalkan, calon itu juga bisa menggalang dukungan partai politik pengusung hingga mencapai ambang batas minimal atau presidential threshold 20 persen.

"Ya sudah itu berarti secara konstitusional dia berhak mendapatkan tiket untuk maju. Masalah dipilih atau tidak itu tergantung rakyat," papar Taufik.(boy/jpnn)


Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mengaku tak setuju dengan pernyataan Fadli Zon bahwa Joko Widodo cukup satu periode saja menjadi presiden.


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News