Pak Jokowi Kunjungi Filipina, Inilah Hasilnya

Pak Jokowi Kunjungi Filipina, Inilah Hasilnya
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menandatangani deklarasi bersama tentang Konektivitas Laut Indonesia-Filipina dengan menggunakan Kapal RoRo Rute Bitung-Davao/General Santos. Penandatanganan ini disaksikan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Presiden Filipina, Rodrigo Duterte. Foto dok Humas Kemenhub

Presiden Jokowi menekankan pentingnya menjaga perairan di wilayah kedua negara. “Kedua presiden menekankan pentingnya keamanan maritim di wilayah Indonesia-Filipina," tukas Retno.

Selain ke Manila, Jokowi juga akan berkunjung ke Davao. Di sana, dia bersama Duterte akan meresmikan pembukaan rute pelayaran laut roll-on roll-off (Ro-Ro) Davao-General Santos-Bitung.

Peresmian ini diharapkan bisa dimanfaatkan secara optimal dalam memajukan sub kawasan, baik dari aspek konektivitas, perdagangan hingga people to people contact antara Indonesia-Filipina maupun ASEAN.

“Adanya Ro-Ro ini mendukung pembangunan Indonesia dari Timur dan mendukung ASEAN connectivity. Karena kita sudah memiliki master plan ASEAN Connectivity," kata Retno.

Namun, faktor keamanan di wilayah perairan itu juga menjadi fokus perhatian Jokowi dan Duterte. Sebab, jalur kapal Ro-Ro Davao-General Santos-Bitung tidak jauh dengan wilayah perairan Sulu yang rawan pembajakan.

"Sebenarnya penting untuk meyakinkan perairan itu aman. Teknis bisa saja dengan pengawalan-pengawalan. Tentu hal itu dengan dukungan dan kita perlu antisipasi dari jauh," pungkas dia.(fat/jpnn)


Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam lawatannya ke Filipina bertemu dengan Presiden Rodrigo Duterte di Istana Malacañang, Jumat (28/4). Dalam


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News