JPNN.com

Pak Jokowi Pengin 'Pamer Bojo' dan Sobat Ambyar Dipakai Membumikan Pancasila

Selasa, 03 Desember 2019 – 19:00 WIB Pak Jokowi Pengin 'Pamer Bojo' dan Sobat Ambyar Dipakai Membumikan Pancasila - JPNN.com
Presiden Joko Widodo. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo punya harapan terhadap para penggemar Didi Kempot yang tergabung dalam komunitas Sobat Ambyar. Kepala negara yang beken disapa dengan panggilan Jokowi itu menginginkan para fan Godfather of The Broken Heart tersebut ikut menyebarkan nilai-nilai Pancasila.

Jokowi menyampaikan hal itu pada Presidential Lecture bertema Internalisasi dan Pembumian Pancasila di Istana Negara, Selasa (3/12). Acara itu digagas oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

"Tidak apa-apa, kita nebeng Didi Kempot, titip sama Sad Boys dan Sad Girls tidak apa-apa. Titip ke Sobat Ambyar tidak apa-apa,” ujar Jokowi.

Sad Boys merupakan sebutan untuk cowok yang tergabung dalam Sobat Ambyar. Adapun Sad Girls adalah cewek-cewek fan Didi Kempot.

Lebih lanjut Jokowi menyinggung lagu bertitel Pamer Bojo yang sedang hit. Dia mengharapkan ada pesan tentang Pancasila yang bisa disisipkan dalam lagu kondang karya penyanyi campursari asal Solo itu.

“Titipkan satu lirik di Pamer Bojo tidak apa-apa. Ini media-media yang disukai anak muda kita, lewat musik," kata Presiden Jokowi di acara yang juga dihadiri Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin itu.

Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati Soekarnoputri juga hadir dalam Presidential Lecture tersebut bersama jajarannya, antara lain Sudhamek, Andreas A Yewangoe dan Buya Ahmad Syafii Maarif. Para menteri Kabinet Indonesia Maju dan sejumlah kepala lembaga pemerintahan juga ikut menyimak Presidential Lecture itu.

Presiden Jokowi dalam kesempatan itu juga meminta menteri para maupun kepala lembaga dan BPIP memperhatikan target membumikan Pancasila kepada anak-anak muda yang berjumlah 129 juta jiwa. Menurutnya, upaya menyebarkan nilai-nilai Pancasila bisa melalui hal-hal yang digandrungi anak muda.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...