Pakaian Anak Berwarna Pink Ditemukan, DVI Polri: Segera Diidentifikasi

Pakaian Anak Berwarna Pink Ditemukan, DVI Polri: Segera Diidentifikasi
Koordinator DVI Polri Komisaris Polisi Asep Yunardi di dermaga JICT 2, Jakarta, Minggu (10/1).

jpnn.com, JAKARTA - Disaster Victim Identification (DVI) Polri membawa pakaian anak yang ditemukan KRI Kurau setelah berlayar dari perairan Kepulauan Seribu.

Sementara itu, serpihan badan pesawat yang ditemukan KRI Kurau akan dibawa oleh pihak Basarnas.

"Setelah memeriksakan barang yang diserahkan KRI Kurau, kami mengambil properti berupa baju anak-anak warna pink," kata Koordinator DVI Polri Komisaris Polisi Asep Yunardi di dermaga JICT 2, Jakarta, Minggu (10/1).

Asep mengatakan, tim DVI perlu melakukan pendalaman atas temuan pakaian anak tersebut.

Dari temuan pakaian, pihak keluarga bisa berkomunikasi ke kepolisian ingin mendalami identitas dari penumpang Sriwijaya Air. 

"Nanti properti korban kami kumpulkan di posko antimortem. Nanti keluarga atau sanak keluarga mungkin bisa mengetahui," ujar dia.

Namun, kata Asep, proses identifikasi melalui pakaian agak sulit dilakukan. Biasanya, proses identifikasi agak cepat dilakukan ketika berasal dari tubuh korban.

"Masih agak jauh (menggunakan baju untuk mengindentifikasi). DVI itu mengumpulkan tubuh atau potongan-potongan tubuh," beber dia.

Disaster Victim Identification (DVI) Polri membawa pakaian anak yang ditemukan KRI Kurau setelah berlayar dari perairan Kepulauan Seribu.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News