Pakaian Hitam di Rakerda IV Bukan Pertanda PDIP Diliputi Kesedihan, Melainkan Pesan Daya Juang

Pakaian Hitam di Rakerda IV Bukan Pertanda PDIP Diliputi Kesedihan, Melainkan Pesan Daya Juang
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (12/11). Dokumen DPP PDIP

jpnn.com - Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto bersama ribuan pengurus dan kader parpol berlambang Banteng moncong putih di Kalimantan Selatan (Kalsel) melaksanakan rapat kerja daerah (Rakerda) IV di Banjarmasin, Minggu (12/11).

Hasto bersama kader dan pengurus PDIP di Kalsel terlihat kompak mengenakan pakaian berwarna hitam ketimbang merah.

Menurut dosen Universitas Pertahanan (Unhan) itu, pakaian hitam yang dikenakan pas Rakerda IV bukan pertanda kader PDIP diliputi kesedihan.

Dia mengatakan, pakaian hitam menjadi pertanda parpol bernomor tiga pada Pemilu 2024 itu memiliki semangat juang yang menyala-nyala.

“Pakaian hitam kita ini melambangkan struggle, sebuah daya juang,” kata Hasto dalam pidato pembukaan Rakerda IV di Banjarmasin, Kalsel, Minggu (12/11).

Hasto kemudian mengatakan PDIP pada dasarnya menjadi parpol yang selalu punya daya juang yang menyala-nyala.

Termasuk, kata dia, semangat PDIP tidak padam ketika era Orde Baru yang menggunakan alat negara menekan pihak berbeda di politik.

“Selama itu pula kita selalu ditekan, tetapi tekad tak pernah padam," kata Hasto.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyebut pakaian hitam yang dikenakan saat Rakerda IV bukan pertanda kader PDIP diliputi kesedihan. Begini penjelasannya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News