Pandemi Belum Usai, Calon Ketua KADIN Punya Tantangan Berat

Pandemi Belum Usai, Calon Ketua KADIN Punya Tantangan Berat
Kadin Indonesia (Logo). Foto Yessy Artada/jpnn.com

jpnn.com, JAKARTA - Bursa pecalonan Ketua Umum KADIN Indonesia mulai ramai diperbincangkan pasca-Rosan P Roeslani diusulkan sebagai Calon Dubes untuk Amerika Serikat oleh Presiden Joko Widodo.

Sejumlah nama pun muncul menjadi calon pengganti Rosan sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia.

Menanggapi hal ini, Ketua Kadin DKI Jakarta Diana Dewi menyatakan pihaknya akan melakukan pembahasan di tingkat pengurus Kadin DKI.

"Akan kami bahas di tingkat kepengurusan Kadin DKI Jakarta, mengingat kepengurusan Kadin bersifat Kolektif Kolegial," kata Diana.

Menurut dia, memegang amanah untuk memimpin Kadin Indonesia tidak mudah dan akan dihadapkan pada banyak tantangan.

Terlebih saat kondisi pandemi Covid-19 dan banyak pelaku usaha yang terkena dampaknya.

"Yang pasti tantangan KADIN ke depan semakin besar, sebagai induk dari organisasi pengusaha dan organisasi perusahaan. Terlebih kondisi bisnis saat ini yang bersifat anomali, fungsi dan peran Kadin sangatlah diharapkan untuk dapat menggairahkan kembali dunia usaha," serunya.

Diana pun angkat bicara terkait sosok yang akan masuk dalam calon ketua Kadin Indonesia.

Sejumlah nama pun muncul menjadi calon pengganti Rosan sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News