Pangeran Saudi Kritik Keputusan AS Tarik Tentara Dari Suriah

Pangeran Saudi Kritik Keputusan AS Tarik Tentara Dari Suriah
Pangeran Saudi Kritik Keputusan AS Tarik Tentara Dari Suriah

Pangeran Faisal tidak lagi memiliki jabatan dalam pemerintahan Arab Saudi namun menurut BBC, pandangannya besar kemungkinan menggambarkan pandangan resmi pemerintah Saudi.

Pangeran Saudi Kritik Keputusan AS Tarik Tentara Dari Suriah Photo: Pangeran Turki al-Faisal pernah menjadi Menlu Saudi walau sekarang tidak lagi menjabat. (News Video)

Hubungan AS-Saudi tegang setelah pembunuhan terhadap Kashoggi

Pangeran Faisal berbicara dengan BBC menjelang kunjungan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo yang akan berkunjung ke ibukota Saudi Ryadh sebagai bagian dari lawatan ke Tmur Tengah.

Hubungan antara Riyadh dan Washington tetap tegang menyusul pembunuhan terhadap kolumnis Washington Post Jamal Khashoggi bulan Oktober lalu di konsulat Saudi di Istanbul.

Anggota dari tim pengawal Putra Mahkota Mohammed bin Salman diduga kuat menjadi pelaku dan para politisi di Amerika Serikat telah mendesak AS menarik dukungan terhadap perang yang dilakukan Saudi di Yaman.

"Kami akan melanjutkan pembicaraan dengan Putra Mahkota dan juga pihak Saudi guna memastikan adanya akuntabilitas penuh dan ditambah rasa hormat berkenaan dengan pembunuhan terhadap Jamal Kashoggi," kata Pompeo.

Pangeran Faisal menekankan posisi Saudi bahwa Putra Mahkota tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut, dan menyebut liputan media berkenaan dengan tewasnya Khashoggi sebagai 'usaha tidak adil guna mengkriminalisasi Putra Mahkota."

"Tindakan tidak benar yang dilakukan bawahan bukan hal yang unik di kerajaan, juga bukan hal yang unik bagi Putra Mahkota.' katanya kepada BBC.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News