Para Honorer Masih Menerima Hak-haknya

jpnn.com - BANDARLAMPUNG - Pemerintah Kota Bandarlampung memastikan langkah efisiensi anggaran tidak berpengaruh pada gaji honorer.
Sekretaris Daerah Kota Bandarlampung Iwan Gunawan menyebutkan, Pemkot Bandarlampung dapat melakukan efisiensi anggaran sebesar Rp140 miliar dari APBD 2025.
"Kalau efisiensinya itu 50 persen maksimal, maka yang bisa diefisienkan itu Rp140 miliar," kata Iwan Gunawan di Bandarlampung, Minggu (2/3).
Dia mengatakan bahwa yang sudah pasti terkena efisiensi yakni hal-hal seperti perjalanan dinas, alat tulis kantor (ATK), kemudian juga seminar-seminar yang dilakukan oleh organisasi perangkat daerah (OPD).
"OPD juga akan dikurangi soal pengkajian-kajian dan diskusi-diskusi di hotel," kata dia.
Namun, Iwan menegaskan bahwa efisiensi di Kota Bandarlampung tidak akan mempengaruhi anggaran terhadap belanja pegawai program-program yang berdampak besar bagi masyarakat.
"Efisiensi ini tidak berdampak terhadap gaji pegawai termasuk honorer mereka akan tetap dapatkan haknya," kata dia.
Dia menegaskan bahwa dalam hal pemangkasan anggaran ini paling diutamakan, yakni belanja operasional yang bisa dikurangi tanpa mengganggu kinerja pemerintahan.
Dipastikan bahwa efisiensi anggaran tidak berpengaruh pada gaji honorer atau pegawai non-ASN.
- 5 Berita Terpopuler: CPNS & PPPK Semringah, Bagaimana Nasib Honorer Gagal Seleksi Paruh Waktu, Kapan Jadwal Ulang?
- 137 CPNS & 449 PPPK Terima SK, Bupati Sahrujani Beri Pesan Begini
- CPNS & PPPK Tahap 1 Semringah, SK ASN di Tangan, Semua Honorer K2 Terakomodasi
- Apakah Honorer Gagal Seleksi Tahap 2 jadi PPPK Paruh Waktu?
- 600 Honorer Terpaksa Diberhentikan, Bupati Rio Minta Maaf
- DPR Apresiasi Pengangkatan Honorer jadi PPPK, Menyinggung soal Sanksi