Partai Bakso

Oleh: Dhimam Abror Duraid

Partai Bakso
Ilustrasi. Tukang Bakso. Foto: Ricardo/JPNN.com

Jarang-jarang tukang bakso menjadi perbincangan nasional. Tapi kali ini tukang bakso naik kelas karena jadi perbincangan di arena rapat kerja nasional (rakernas) PDIP (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan), partai besar yang menjadi pemenang pemilu dan menjadi partai penguasa atau the ruling party.

Adalah Megawati Sukarnoputri yang menyebut tukang bakso dalam sambutannya ketika membuka rakernas (22/6). 

Berbicara di luar teks Megawati bercerita mengenai kepemimpinan nasional. 

Lalu dia menceritakan pengalaman pribadinya ketika mencari menantu untuk anak dan cucunya. 

Saat itulah Mega bercanda dengan menyebut bahwa ia mengingatkan anak cucunya jangan sampai mencari jodoh seperti tukang bakso.

Sebelum video itu beredar, terlebih dahulu beredar video yang menunjukkan menunjukkan Mega murka karena ada kader-kader PDIP yang disebutnya bermanuver untuk menaikkan popularitas dan elektabilitas supaya bisa menjadi calon presiden. 

Dengan nada tinggi, Mega mengingatkan supaya manuver-manuver itu dihentikan. 

Mega mengingatkan bahwa hak preogratif untuk menentukan calon presiden maupun calon wakil presiden PDIP ada di tangannya.

Tukang bakso tiba-tiba menjadi perbincangan netizen gara-gara disebut oleh tokoh berpengaruh dalam politik.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News