Partai Mercy Mencari Ketua Fraksi

Partai Mercy Mencari Ketua Fraksi
Ketua Umum Partai Demokrat sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR, Anas Urbaningrum, mencium tangan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono.
KURSI ketua fraksi di Senayan, tentunya dianggap punya nilai tinggi. Terlebih lagi, jika kursi itu adalah kursi Ketua Fraksi Partai Demokrat. Sebagai partai penguasa, sudah tentu bukan soal tua atau muda sebagai kriteria dasar untuk menentukan pilihan siapa kader terbaik untuk menggantikan Anas Urbaningrum.

Penyikapan kasus Century oleh partai pendukung kaolisi, pastilah menjadi pelajaran berharga bahwa kelihaian bernegosiasi untuk menjinakkan lawan politik, teramat penting. Minimal, mampu menyeragamkan suara fraksi dari sejumlah partai yang sudah telanjur janji menjadi kawan.

Sebagai partai besar, partai penguasa, Demokrat tentunya mencari sosok ketua fraksi yang mampu menjadi dirijen bagi koor seluruh anggota fraksi partai pendukung pemerintahan SBY-Boediono. Sekaligus yang punya nyali menggertak di saat hal itu dianggap perlu. Berani bersitegang dengan anggota fraksi partai bangkotan yang sudah berpengalaman seperti Golkar dan PDI Perjuangan.

Lantas apa ukurannya? Haruskah yang terbiasa bersuara lantang seperti Soetan Bathoegana? Haruskah yang yang bergaya kalem seperti Jafar Hafsah? Mestikah yang tenang sekaligus punya pengalaman sebagi ketua komisi dan menteri seperti Taufiq Effendy? Tapi sayang, ketiga kandidat kuat ini tampaknya belum pernah memamerkan jurus-jurusnya dijagad persilatan Senayan.

KURSI ketua fraksi di Senayan, tentunya dianggap punya nilai tinggi. Terlebih lagi, jika kursi itu adalah kursi Ketua Fraksi Partai Demokrat. Sebagai

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News