Pasar Senen, Pasarnya Orang Batak di Jakarta

Pasar Senen, Pasarnya Orang Batak di Jakarta
Alex Jhonson, pedagang buku di Pasar Senen, menunjukkan buku berjudul 'Asal Mula Danau Toba'. Foto: Soetomo Samsu/JPNN
"Penjualnya juga sudah ada dari Padang dan Jawa. Tapi tetap terbanyak Batak," imbuh Marta, ibu-ibu yang jualan minuman di kawasan itu. Mirip dengan cerita Umar, perempuan asal Siantar itu juga mengaku bisa jualan di situ karena diajak kerabat.

"Orang Selatan juga sudah banyak di sini," ujarnya. "Dari Padangsidempuan, Sipirok, juga ada di sini," katanya memberikan penjelasan maksud kata 'Selatan' itu.

Sungguh menarik. Di tengah-tengah pasar, serasa berada di kawasan Tano Batak, bukan di Jakarta. "Kalau saya pengen rasakan andaliman, saya belanja di sini. Mau cari jeruk purut saja saya ke sini, karena asli dari Medan," ujar Kartini, ibu-ibu asal Balige, yang berdomisili di Jatinegara, Jakarta Timur sejak 1970, saat sedang belanja.

"Pokoknya bumbu-bumbu Batak ada semua di sini," imbuhnya lagi. Soal teri, dia juga tak mau beli di pasar lain. "Kalau yang di sini benar-benar asli Medan. Tapi kalau tak pinter beli, dikasih teri Lampung," ujarnya sembari terkekeh. Penjual teri di depannya pun ikut terkekeh.***

BAGI warga Batak yang sudah lama tinggal di Ibukota, pastilah sudah cukup akrab dengan keberadaan pasar Senen. Bagaimana tidak, khusus blok Pasar


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News