Pasien Leukemia di RSUD dr Soetomo yang Kian Banyak dan Muda

Pasien Leukemia di RSUD dr Soetomo yang Kian Banyak dan Muda
TETAP KUAT: Ricky Fer dy an dirawat di RSUD dr Soetomo. Dia didiagnosis menderita leukemia setelah drop pascakhitan. (Fedrik Tarigan/Jawa Pos)

Tepat di samping Ricky, di Irna Anak RSUD dr Soetomo, ada Yeremia Daniel Mamahit, warga Kedung Pengkol. Bocah berdarah Manado-Jawa itu didiagnosis leukemia sekitar sebulan lalu. Gejalanya mirip. Yakni, panas seperti demam biasa.

Itu dialaminya selepas bermain basket pada 10 April. Dia terjatuh saat hendak melakukan shoot. Kondisinya memang tidak langsung parah sebagaimana Ricky. Dia masih terlihat sehat dan bertenaga.

Bahkan, setelah jatuh, dia hanya mengalami ’’demam biasa’’ plus batuk. Tapi, lama-kelamaan demam itu tidak kunjung turun. Pada 23 April, Yeremia diperiksa di Puskesmas Mojo. Dokter curiga Yeremia kena demam berdarah. Setelah periksa darah, dokter malah merujuk Yeremia ke RSUD dr Soetomo.

Setelah sepekan dirawat di irna anak, tiga dokter mendatangi keluarga Yeremia. Pada saat itulah diagnosis penyakit tersebut diungkapkan. Tentu kaget sekali keluarga Yeremia. Panas, batuk, dan lemas yang dideritanya ternyata adalah gejala awal leukemia. Penyakit yang masih jadi momok. Sampai kini. (Priska Birahy/c7/dos)

SETIAP hari ada sekitar 20 pasien yang menunggu dan mengantre periksa darah atau kontrol lain di Ruang Hematologi Anak RSUD dr Soetomo. Ruang


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News