Pelaku Penganiayaan Caleg PKS Serahkan Diri, Motif Penusukan karena Dendam

Pelaku Penganiayaan Caleg PKS Serahkan Diri, Motif Penusukan karena Dendam
Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Sabana Atmojo didampingi Kapolsekta Banjarmasin Tengah Kompol Eka Saprianto (kirik, dan Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Kompol Thomas Afrian (kanan) saat melakukan press release ungkap kasus penganiayaan terhadap Caleg dari salah satu partai di Kota Banjarmasin. (ANTARA/HO/Humas Polresta Banjarmasin)

Selain itu, pelaku juga tidak terima dengan upah yang diberikan korban saat disuruh mengangkut barang sekolah dengan bayaran Rp 50 ribu.

"AZ nekat melakukan penusukan terhadap korban karena di bawah pengaruh minuman beralkohol dengan tujuan agar korban merasa jera,” kata Sabana.

Saat ini, kata kapolresta Banjarmasin, AZ yang sempat menjadi buron selama empat hari sudah menjalani pemeriksaan guna menjalani proses hukum lebih lanjut dan dijerat dengan pasal 351 ayat 2 KUHPidana.

"Saya tegaskan sekali lagi kalau perbuatan pelaku tidak ada hubungannya dengan isu politik atau perolehan suara yang didapat oleh korban pada pemilu yang baru dilaksanakan beberapa hari lalu, melainkan murni karena rasa dendam terhadap korban sewaktu masih menjabat sebagai ketua RT," tutur Kapolresta. (antara/jpnn)


AZ, pelaku penganiayaan seorang calon anggota legislatif (caleg) PKS menyerahkan diri kepada polisi.


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News