Pelaku Penyekapan Disetrum, Lalu Ditembak Sampai Mati

Pelaku Penyekapan Disetrum, Lalu Ditembak Sampai Mati
DITEMBAK MATI: Jenazah Hulah langsung dibawa menuju kamar mayat RSUD Tarakan. FOTO: HENDI SURYADI/RADAR TARAKAN/JPNN

jpnn.com, TARAKAN - Usaha petugas kepolisian dan personel TNI membebaskan sandera yang disekap Hulah di RT 1, Kelurahan Karang Anyar Pantai, Kalimantan Utara, Selasa (4/4) berlangsung dramatis.

Wakapolres Tarakan Kompol Riski Fara Shandi memimpin langsung usaha pembebasan itu.

Hulah yang sempat membangkang akhirnya ditembak oleh petugas.

“Saat tiba di lokasi, korban sudah bersimbah darah. Petugas langsung membawa ke rumah sakit terdekat yaitu Rumah Sakit Pertamedika,” ungkap Riski kepada Radar Tarakan, Selasa (4/4).

Dia menambahkan, saat tiba di lokasi, petugas langsung mencari tahu keberadaan Hulah.

Setelah ditelusuri, pelaku berada di rumah kontrakan. Di dalam rumah kontrakan itu ada Fajri (4) dan Aisyah (2).

Fajri dan Aisyah adalah anak Ernawati yang tak lain adik ipar Hulah.

Nasib Ernawati tak mujur. Dia ditikam Hulah dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Usaha petugas kepolisian dan personel TNI membebaskan sandera yang disekap Hulah di RT 1, Kelurahan Karang Anyar Pantai, Kalimantan Utara, Selasa

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News