Pembunuhan Terapis Bekam, Tersangka Mengira Sudah Aman, Ternyata Tangan Korban Menyembul

Pembunuhan Terapis Bekam, Tersangka Mengira Sudah Aman, Ternyata Tangan Korban Menyembul
Adegan saat tersangka mencekik korban di bagian leher dalam prarekonstruksi yang digelar di kolong Tol Jatikarya, Jatisampurna, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (13/8). Foto: Fransiskus Adryanto Pratama/JPNN.com

Namun, pada adegan terakhir yakni 20 yang menurut tersangka sudah aman, ternyata tangan korban masih menyembul.

"Adegan terakhir yang dirasa tersangka cukup, ternyata masih kelihatan tangan korban yang tidak tertutupi tanah," ungkap Reza.

Kasus itu terungkap berawal dari pengakuan seorang saksi, teman dari RSJ yang sempat dikirimi share location oleh korban.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menjelaskan lokasi itu mengarah ke sebuah vila di kawasan Bogor, Jawa Barat.

"Penyidik melakukan pendalaman, ditemukan seorang yang bekerja sebagai penjaga vila. Inisial penjaga vila D sebagai saksi, yang mengetahui kalau korban memang terakhir ketemu sama dia," ujar Yusri, Kamis (12/8).

Polisi kemudian melakukan penelusuran untuk menangkap pelaku, hingga mendapat informasi bahwa pelaku dan korban sempat menuju wilayah Citeureup, Bogor.

"Jadi berhenti di salah satu rumah milik temannya, inisial A. Pada saat itu pelaku mengaku merasa kurang sehat. Sampai di rumah A dilakukan bekam," kata Yusri.

Penyidik pun mendapatkan kediaman pelaku berdasarkan informasi saksi tersebut.

Begini tersangka Habib membunuh terapis bekam dan mengubur mayat korban di kolong Tol Jatikarya, Jatisampurna, Bekasi.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News