Pemda Perjuangkan Rebut Blok Mahakam

Pemda Perjuangkan Rebut Blok Mahakam
Pemda Perjuangkan Rebut Blok Mahakam
Kekhawatiran sejumlah pihak jika Blok Mahakam tidak segera dinasionalisasi akan berujung pada  seperti kasus Freeport, bagi Firnandi memang cukup beralasan. Sebab, saat ini kejelasan kontribusi perusahaan dari Perancis ini dirasa tidak memberikan kontribusi berarti kepada masyarakat.

Secara terpisah, Plt Wakil Ketua DPRD Kukar Didi Agung mengatakan, masalah tersebut memang layak segera dikroscek kebenarannya. Hal ini untuk menjawab kekhawatiran sejumlah pihak . "Dari sana akan terlihat, seberapa besar kontribusi Total, baik kepada Kukar maupun negara. Kami akan panggil BP Migas maupun Total, agar semuanya jelas," ucapnya.

Sebelumnya, Manajemen Perusda Tunggang Parangan (TP) menilai, anggapan Advisor Divisi Komunikasi Hubungan Pemerintah dan Dukungan Operasi PT Total E&P Indonesie, Leo Tobing salah besar. Leo sebelumnya menilai, perusahaannya lebih mampu dan berpengalaman mengelola ladang minyak dan gas bumi (migas) itu. Menurut Direktur Perusda TP Erwinsyah, walaupun saat ini Total telah percaya diri atas kemampuannya, tapi itu hanya karena pemerintah RI belum diberi kesempatan untuk mengelola blok di Delta Mahakam itu.(*/qi/far2)

SAMBOJA-Pemprov Kaltim dan Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) kukuh memperjuangkan hak pengelolaan Blok Mahakam, jika kontrak Pemerintah Pusat dengan


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News