Pemerintah Diminta Libatkan Mahasiswa Dalam Penanganan Covid-19

Pemerintah Diminta Libatkan Mahasiswa Dalam Penanganan Covid-19
Sekretaris Jendral Palang Merah Indonesia (PMI) Sudirman Said. Foto tangkapan layar YouTube Survei KedaiKOPI

jpnn.com, JAKARTA - Sekretaris Jendral Palang Merah Indonesia (PMI) Sudirman Said mengapresiasi solidaritas sosial yang telah ditunjukkan oleh beragam komunitas di Indonesia di dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Menurutnya, solidaritas sosial warga perlu dikuatkan dengan kepemimpinan bangsa yang mengedepankan sisi intrinsik, yaitu rendah hati, bersifat melayani, dan jujur. 

"Hasil dari kepemimpinan dengan sisi intrinsik adalah penghormatan dan kerelaan untuk bergerak bersama," kata Sudirman Said dalam diskusi Gerakan Solidaritas Masyarakat oleh Forum 2045 bersama Lembaga Survei KedaiKOPI secara daring, Kamis (22/7).

Dijelaskannya, pandemi Covid-19 membuat masyarakat makin dermawan dan memunculkan rasa tolong menolong serta kebersamaan. Hal ini perlu didorong oleh pemimpin formal dan informal, di publik, dan swasta serta masyarakat sipil.

"Agar masyarakat berlomba-lomba berkorban demi kepentingan bersama," kata Sudirman.

Pada kesempatan sama, Wahyu Aji, CEO Good News From Indonesia (GNFI) menyatakan pihaknya membantu upaya ini dengan mengabarkan inisiatif solidaritas sosial warga di berbagai daerah untuk menginspirasi masyarakat di daerah lain. GNFI ingin menggerakkan masyarakat lain agar melakukan hal yang sama.

“Kami melihat di masa pandemi ada harapan. Apalagi masyarakat Indonesia tidak perlu lagi diajarkan bergotong royong, tetapi mungkin perlu diingatkan karena beberapa orang tidak bisa melihatnya," tutur Wahyu.

Dia mencontohkan masih banyak orang yang mau membantu dengan oksigen, kemudian juga yang mau memberikan rumahnya untuk jadi tempat isoman.  "Gotong royong masih banyak di sekitar kita dan itulah harapan kita saat ini," tegasnya. 

Pemerintah harus melibatkan mahasiswa di seluruh kampus dalam penanganan Covid-19.