Pemerintah Harus Seriusi Pengangguran Terdidik

Pemerintah Harus Seriusi Pengangguran Terdidik
Pemerintah Harus Seriusi Pengangguran Terdidik
Masih mengacu data BPS hingga Februari 2012, pekerja dari jenjang pendidikan SD ke bawah masih tetap mendominasi yaitu sebesar 55,5 juta orang (49,21 persen), sedangkan pekerja berpendidikan diploma sekitar 3,1 juta orang (2,77 persen) dan pekerja penyandang gelar sarjana hanya sebesar 7,2 juta orang (6,43 persen).

Pada Februari 2011, pekerja dari jenjang pendidikan SD ke bawah sebesar 55,1 juta orang (49,53 persen) dan SMP 21,22 juta orang (19,07 persen). Sedangkan jumlah pekerja dengan pendidikan diploma hanya sebesar 3,3 juta orang (2,98 persen) dan pekerja dengan pendidikan sarjana sebesar 5,5 juta orang (4,98 persen).

Menurut Kemal, proporsi dari pengangguran terdidik masih cukup tinggi dan harus benar—benar diperhatikan  dengan membenahi kurikulum pendidikan di dalam negeri.  Apalagi dalam waktu dekat, Indonesia bersiap untuk memasuki Masyarakat Ekonomi Asean.

“Beberapa tahun terakhir anggaran penddikan kita sudah meningkat drastis, relevansi program pendidikan dengan tantangan dalam realitas yang akan dihadapi peserta didik yang sesungguhnya harus menjadi basis pengembangan pendidikan kita,”urainya.

JAKARTA – Anggota Komisi XI DPR-RI, Kemal Azis Stamboel menilai tingginya pengangguran terdidik menjadi persoalan yang perlu mendapatkan perhatian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News