Pemerintah Jokowi Tak Tegas, Relawan Pendukung Kecewa

Pemerintah Jokowi Tak Tegas, Relawan Pendukung Kecewa
KRI Fatahillah-361 salah satu unsur yang tergabung dalam Operasi bawah kendali operasi (BKO) Guspurla Koarmabar sedang melaksanakan operasi di perairan Laut Natuna. Foto: Dispen Koarmabar

jpnn.com, JAKARTA - Kelompok relawan pendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019, Barisan Relawan Nusantara (Baranusa), meminta pemerintahan Joko Widodo tidak lembek menghadapi klaim Tiongkok terhadap wilayah perairan Natuna.

Ketua Umum Baranusa Adi Kurniawan menilai, jika pemerintah tak mampu menghadapi Tiongkok, citra buruk pemerintah di mata publik bakal semakin mendalam.

"Di awal periode kedua ini kami melihat pemerintahan Jokowi lebih parah dari periode sebelumnya," katanya di Jakarta, Selasa (7/1).

Di awal menjabat, kata Adi, dua kasus sudah muncul yakni Jiwasraya dan pelanggaran kapal Tiongkok di Natuna. "Jika lembek, jangan harap rakyat percaya kepada pemerintah," ujarnya.

Adi juga menyayangkan sikap kabinet Jokowi yang tidak seirama menyikapi klaim Tiongkok terhadap perairan Natuna. "Kami masih melihat seperti ada kepentingan pada salah satu oknum di kabinet Jokowi yang kepentingan bisnisnya terganggu, jika sikap tegas ditekankan kepada Tiongkok," ujarnya.

Adi berharap jajaran kabinet pemerintahan Jokowi lebih taat dan patuh pada garis komando serta visi-misi presiden. Selain itu, juga meminta presiden bersikap tegas kepada para menterinya yang tidak seirama dalam mewujudkan Indonesia maju.

"Pak Jokowi harus tegas, jangan memble, bila perlu pecat menteri yang bermain," ujar Adi. (gir/jpnn)

Relawan meminta presiden bersikap tegas kepada para menterinya yang tidak seirama dalam mewujudkan Indonesia maju.


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News