Pemerintah Tunjuk Tiga Penyalur BBM Bersubsidi

Pemerintah Tunjuk Tiga Penyalur BBM Bersubsidi
Pemerintah Tunjuk Tiga Penyalur BBM Bersubsidi

Dalam seleksi tahap pertama, empat badan usaha lolos. Yakni, Pertamina, AKR, SPN, dan PT Ocean Petro Energy. Sedangkan perusahaan lainnya seperti PT Roulina Energi, PT Anayaksa Persada, dan PT Tri Wahana Universal tak lolos.

"Pada tahap seleksi selanjutnya, tinggal 3 calon yang ditetapkan dalam Sidang Komite BPH Migas. Yakni,. Pertamina dan dua badan usaha pendamping. PT Ocean Petro Energy dinyatakan gugur karena belum dapat memenuhi persyaratan sebagai pelaksana," imbuhnya.

Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina Hanung Budya mengaku optimistis terhadap kelancaran distribusi tahun depan. Menurutnya, konsumsi BBM pada tahun politik itu tak akan melebihi kuota yang sudah disiapkan. "Kami tetap confidence untuk distribusi BBM bersubsidi di tahun depan," ujarnya.

Hal itu dikarenakan realisasi penyerapan BBM tahun ini yang mencetak rapor hijau. Realisasi penyaluran BBM bersubsidi oleh Pertamina 2013 mencapai 46,295 juta kl. Itu masih di bawah kuota BBM Bersubsidi oleh Pertamina sesuai APBN-P 2013 sebesar 47,886 juta kl. "Hasilnya, ada penghematan hampir 1,6 juta kl. Kalau dikalikan Rp 5 ribu per liter, maka didapat penghematan Rp 8 triliun," ujarnya

            
Dia menambahkan, tidak ada satupun jenis BBM yang konsumsinya melebihi alokasi. Premium misalnya. Menurut data, realisasi penyaluran BBM subsidi oleh Pertamina mencapai 29,287 juta kl atau 95,2 persen dari kuota.

Sedangkan, penyaluran  solar yang sempat jebol kini mencapai 15,897 juta kl atau 99,9 persen dari jatah yang diberkian. Realisasi penyaluran minyak tanah pun hanya mencapai 1,109 juta kl atau 92,5 persen dari kuota awal. "Ini pertama kalinya, seluruh jenis BBM di bawah kuota yang diberikan. Ini bagus buat negara," tambahnya.

Sekedar informasi, penyaluran BBM Bersubsidi tahun depan ditetapkan sama dengan alokasi BBM bersubsidi sebanyak 48 juta kl. Itu terdiri dari alokasi 32,3 juta kl premium, 14,64 juta kl solar, dan 900 ribu kl minyak tanah. (bil/sof)


Berita Selanjutnya:
Investasi Emas Diburu Warga

JAKARTA - Persiapan untuk penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi pada 2014 sudah tuntas. Badan Pengatur Hilir  Minyak dan Gas Bumi (BPH


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News