Pemilu 2024, Momentum Penguatan Literasi Politik Rakyat

Oleh: Girindra Sandino (Pegiat Pemilu dan Sekjen Liga Literasi Nasional)

Pemilu 2024, Momentum Penguatan Literasi Politik Rakyat
Pegiat Pemilu dan Sekjen Liga Literasi Nasional Girindra Sandino. Foto: Dokumentasi pribadi

Karena sering berdiskusi soal politik dan pemilu 2024, bersama aktivis-aktivis di sana hingga larut malam dengan suasana keakraban, munculah ide dan gagasan pentingnya menyuntik pergerakan aktivis dengan penguatan literasi menjelang pemilu 2024.

Sebab merekalah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat atau grassroots (akar rumput).

Di suatu diskusi malam, di tepi Danau Pamulang, bersama belasan aktivis, kami pun memulai diskusi soal arah Pemilu 2024 ini.

Penulis mengutarakan bahwa di Pemilu 2024 ini meski bukan hal yang baru namun harus memulai dengan serius mengubah paradigma pemilu yang sarat transaksional, ke arah kontestasi konsepsional.

Kita tidak perlu anti-uang yang bertebaran di setiap hajatan pemilu. Toh tidak munafik kita juga butuh hal itu, setidaknya untuk membiayai pergerakan. Harus membagi fungsi masing-masing, ada yang mengurus transaksional, selama itu legal sah-sah saja, dengan menjadi tim sukses caleg, capres atau lainnya, akan tetapi harus ada juga sisi idealisme atau “jalan suci”nya dengan mencerdaskan rakyat sebisa mungkin dan semampunya di Pemilu 2024 ini.

Hal itu bisa direalisasikan dengan membuka kelas menulis untuk pemilu bagi aktivis-aktivis mahasiswa, minimal berjalan dua minggu sekali.

Aktivis mahasiswa harus memiliki idealisme tersendiri dalam memproduksi isu dan kontra isu dalam pemilu. Dari kelas-kelas kecil itu diharapkan lahir penulis-penulis yang akan menularkan ke sesama aktivis lainnya di jejaring masing-masing hingga ke masyarakat.

Gerakan literasi membutuhkan pergerakan dari orang-orang pergerakan. Dan, walau masih jauh dari sempurna,  juga kita bukan para pakar dan pasti banyak cibiran dan kecurigaan politik nantinya, akan tetapi setidaknya ikut meramaikan, menyumbang ide dan gagasan di pemilu 2024 dan bentuk partisipasi politik yang positif, serta memiliki niatan tulus untuk merubah keadaan agar kontestasi demokrasi lebih baik dan berkualitas.

Menjelang hajatan poltik besar pemilu 2024, saat ini sudah banyak yang mengangkat kembali tema pentingnya peningkatan kegiatan literasi masyarakat.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News