Pemkab Poso Hentikan Program Penanaman Bawang Putih Akibat Kesulitan Pemasaran

Pemkab Poso Hentikan Program Penanaman Bawang Putih Akibat Kesulitan Pemasaran
Petani bawang putih akan Poso akan menghentikan proses penanaman karena sulitnya akses ke pasar. Foto: Antara

jpnn.com, POSO - Pemerintah Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah, menghentikan penanaman bawang putih di daerah itu, salah satunya karena mengalami kesulitan dalam pemasarannya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Poso, Suratno mengatakan, penghentian tanam bawang putih karena sulit masuk pasar. Di sisi lain, produksi melimpah.

"Selain itu, juga karena melihat perkembangan bawang putih di program yang sama dua tahun sebelumnya, yakni 2019 dan 2020," ujar Suratno, sepert dikutip dari Antara, di Jakarta, Rabu (10/2).

Menurut dia, kegiatan budidaya tanaman bawang putih pada 2019 dan 2020 dilaksanakan oleh Dinas Pertanian bersama petani di wilayah dataran Lembah Napu di Kecamatan Lore.  Namun, lanjut Suratno, hasilnya tidak menguntungkan bagi petani.

Kemudian pada November 2020, Pemkab Poso menerima bantuan sebanyak 40 ton bibit bawang putih untuk dibudidayakan di lahan seluas 100 hektare di wilayah Lembah Napu di Kecamatan Lore.

"Meskipun belum dilihat hasil panennya seperti apa, namun Kementerian Pertanian telah meninjau kegiatan budidaya tersebut dan semua bibit yang dikirim dalam kondisi bagus," ujarnya.

Kendati demikian, Suratno menyebut sebagian dari bibit tidak berkembang dengan baik. Bibit tersebut tidak dapat tumbuh dengan baik disebabkan cuaca di dataran Lembah Napu tidak menentu dan faktor tanah.

"Akibatnya bibit bawang putih sebagian banyak yang mati. Kalau bibitnya itu bagus, hanya perkembangannya sebagian yang tidak bagus," katanya.

Pemerintah Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah, menghentikan penanaman bawang putih di daerah itu, salah satu penyebabnya karena mengalami kesulitan dalam pemasarannya. Program yang digarap bersama petani itu dihentikan juga akibat sebagian benih tid

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News