Pemkab Yahukimo Bantah ada Kelaparan

Tapi Akui Ada 92 Warganya Meninggal Akibat Gagal Panen

Pemkab Yahukimo Bantah ada Kelaparan
Pemkab Yahukimo Bantah ada Kelaparan
Sementaraitu Bupati Yahukimo, Ones Pahabol SE, MM meminta kepada Yakpesmi (Yayasan Kristen Pelayanan Sosial Masyarakat Indonesia) untuk bertanggungjawab atas data yang dilansir ke media terkait temuan adanya bencana kelaparan yang menewaskan 92 warga di 4 distrik yang ada di Yahukimo beberapa hari lalu."Ia harus bertanggungjawab dengan apa yang disampaikan ke media terkait bencana kelaparan yang menewaskan puluhan warga itu," tegas Bupati Pahabol kepada JPNN via telepon selulernya, Semalam.

 

Bupati Pahabol mengungkapkan adanya korban tewas yang disampaikan Yakpesmi itu, terutama adanya angka kematian warga yang diduga kelaparan di Distrik Seradala ada 7 orang, namun saat Tim Pemkab Yahukimo melakukan peninjauan ke distrik tersebut ternyata ditemukan hanya 2 warga yang tewas, tetapi bukan karena tewas kelaparan.  Bupati Pahabol mengaku baru bertemu dengan salah seorang misionaris di Langda yang mengatakan memang ada kematian namun bukan dikarenakan kelaparan, tetapi sakit.

 

Untuk itu, lanjut Bupati Pahabol, pihaknya akan menggelar pertemuan yang direncakan  hari ini Senin (7/9) di Dekai, Kabupaten Yahukimo. Secara khusus, pihaknya mengundang Koordinator Yakpesmi bersama pimpinan gereja di Yahukimo bersama dengan Tim Pemkab Yahukimo membahas permasalahan tersebut.

 

Bupati Pahabol mengakui pihaknya akan segera menempatkan paramedis dan dokter secara langsung ke sejumlah distrik tersebut, untuk melakukan pemantauan secara langsung kepada masyarakat, termasuk untuk mengetahui penyebab kematian tersebut sekaligus memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

 

YAHUKIMO- Sekretaris Daerah  Kabupaten Yahukimo Robby Langkutoy membantah warganya ada yang mati kelaparan. Apalagi sampai meninggal, hingga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News