Pemulangan Jenazah WNI Meninggal di Perth Terhambat Kesulitan Dana

Pemulangan Jenazah WNI Meninggal di Perth Terhambat Kesulitan Dana
Pemulangan Jenazah WNI Meninggal di Perth Terhambat Kesulitan Dana

ABC berhasil menghubungi istri almarhum, yakni Amin, yang tinggal di Dusun Toyamas, Desa Wringinrejo, Banyuwangi. Ia mengatakan, dirinya dan keluarga pertama kali mendengar kecelakaan yang dialami almarhum pada 2 Januari sore WIB. Ia membenarkan saat ini pihak keluarga beserta teman-teman Agus di Australia masih berupaya memulangkan jenazah.

Amin lalu menceritakan ihwal kedatangan Agus ke Australia.

“Bapak baru setahun kerja di Australia, di perkebunan. Di sana, tinggal sama teman-temannya. Bapak memang diajak untuk kerja di Australia.”

Ketika ditanya tentang profesi Agus sebelum hijrah ke Australia, Amin menjawab “Bapak Cuma petani biasa.”

Kepada ABC, ia lalu menceritakan betapa ia dan keluarga bersusah payah untuk membiayai keberangkatan Agus ke Australia.

“Uang untuk berangkat dari hasil pinjam sana-sini. Kira-kira waktu itu butuh sampai 100 juta (Rupiah),” ujar Amin.

Pemulangan Jenazah WNI Meninggal di Perth Terhambat Kesulitan Dana
Postingan Didi di Facebook mengenai insiden yang menimpa almarhum Agus.

Facebook; Didi Setyawan

Sebelum meninggal, menurut pengakuan sang istri, almarhum rutin mengirim uang ke keluarga di Banyuwangi.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News