Pendapatan Pertamina Tembus Rp 825 Triliun, Laba Rp 35 Triliun

Pendapatan Pertamina Tembus Rp 825 Triliun, Laba Rp 35 Triliun
Ilustrasi kilang migas PT Pertamina. Foto: Kaltim Post/JPNN

Untuk penugasan BBM satu harga, Pertamina mendapatkan kompensasi penggantian biaya ongkos angkut dari pemerintah.

Utang pemerintah tersebut mencapai USD 2,92 miliar atau sekitar Rp 41,6 triliun.

Pertamina juga berhasil meningkatkan tambahan cadangan migas pada 2018 yang mencapai 426,25 million barrels of oil equivalent (MMBOE) atau 36 persen lebih tinggi daripada realisasi pada tahun sebelumnya.

Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno menyatakan, penyampaian laporan keuangan Pertamina yang mengalami keterlambatan tersebut disebabkan berkurangnya nilai perseroan dari aspek administrasi.

”Sesuai ketentuan menteri keuangan dan BUMN, laporan keuangan seharusnya dilakukan pada Februari,” imbuhnya. (vir/c12/oki)


PT Pertamina mencatatkan keuntungan Rp 35,99 triliun pada 2018 yang ditopang pendapatan sektor hulu seiring kenaikan harga minyak atau Indonesian crude price (ICP).


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News