Pendukung SBY di DPR Tak Paham Rekomendasi Tim 8

Effendi Gazali : Logika Berpikir DPR Aneh

Pendukung SBY di DPR Tak Paham Rekomendasi Tim 8
Pendukung SBY di DPR Tak Paham Rekomendasi Tim 8
JAKARTA - Pakar Komunikasi Politik dari Universitas Indonesia (UI) Effendi Gazali menilai DPR telah gagal dalam mendalami rasa keadilan masyarakat yang saat ini tengah bergejolak. Anehnya, upaya untuk memahami dan mendalami rasa keadilan masyarakat itu hingga kini belum terlihat.

"Modal Anggota DPR itu hanya ngotot doang. Apa-apa yang terjadi sebagai sebuah aspirasi dan rasa keadilan publik tidak pernah dipahami secara sungguh-sungguh. Celakanya, anggota dewan tidak pernah mau untuk belajar," kata Effendi Gazali, dalam dialog kenegaraan berjudul 'Di Balik Kelambu Skandal Century', di press room DPD, Senayan Jakarta, Rabu (18/11). Bersama Effendi Gazali juga tampil sebagai pembicara Anggota DPD I Wayan Sudirta, pengamat ekonomi Drajat Wibowo, Anggota Fraksi Partai Demokrat di DPR Sutan Batugana dan Johan Silalahi dari Direktur Negarawan Center.

Soal Rekomedasi Tim 8 misalnya, terlihat sekali respon dari beberapa anggota DPR terhadap substansi dari rekomendasi Tim 8 itu tidak nyambung. "Tadi Sutan Batugana, Anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat menegaskan bahwa dia mendukung Tim 8 dan rekomendasi yang telah disampaikan ke Presiden SBY. Anehnya, Sutan Batugana masih bersikap agar kasus kriminalisasi pimpinan non-aktif KPK Bibit-Chandra tetap dilanjutkan ke Pengadilan," ujar Effendi Gazali.

Sebelumnya, dalam diskusi itu Sutan Bhatoegana mengaku telah membaca rekomendasi Tim 8 dan menegaskan bahwa Fraksi Partai Demokrat mendukung Tim 8 dan seluruh rekomendasinya yang telah disampaikan ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. "Kami mendukung Tim 8 dan Rekomendasi yang sudah mereka sampaikan ke presiden. Tapi Fraksi Demokrat juga mendorong agar kasus Bibit-Chandra dilanjutkan ke Pengadilan," kata Sutan.

JAKARTA - Pakar Komunikasi Politik dari Universitas Indonesia (UI) Effendi Gazali menilai DPR telah gagal dalam mendalami rasa keadilan masyarakat

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News