Pendukung SBY di DPR Tak Paham Rekomendasi Tim 8

Effendi Gazali : Logika Berpikir DPR Aneh

Pendukung SBY di DPR Tak Paham Rekomendasi Tim 8
Pendukung SBY di DPR Tak Paham Rekomendasi Tim 8
Logika ini oleh Effendi Gazali dinilai aneh. "Katanya mendukung Tim 8 dan rekomendasinya, tapi masih bersikap kasus kriminalisasi Bibit-Chandra harus dilanjutkan ke Pangadilan. Padahal salah satu rekomendasi itu adalah menghentikan kasus Bibit-Chandra. Jangan-jangan benar apa yang ditanyakan adik-adik mahasiswa dari BEM UI tadi yang menduga bahwa Sutan Batugana belum membaca secara utuh isi rekomendasi Tim 8 ke Presiden SBY yang salah satu isinya merekomendasikan agar kasus Bibit-Chandra dihentikan dan skandal Century harus diungkap. Yang di ke depan itu hanya ngotot doang," tuding Effendi Gazali.

Bukti lain bahwa Sutan Batugana memang belum membaca isi rekomendasi Tim 8 adalah pernyataan Sutan Batugana bahwa tidak ada hubungan kriminalisasi pimpinan non-aktif KPK dengan skandal Bank Century. Padahal kriminalisasi KPK itu puncak dari 'gunung es' skandal Bank Century, imbuh Effendi Gazali.

"Saya takut, habis acara diskusi ini saya akan dimarahi teman-teman karena telah melayani Sutan Batugana yang ternyata belum baca substansi Rekomendasi Tim 8. Tapi nggak apa-apa, kita sama-sama belajar," tegas Effendi Gazali.

Dituding belum membaca isi rekomendasi Tim 8, Sutan Batugana justru menantang. "Buktikan, mana isi rekomendasi itu yang meminta perkara Bibit-Chandra dihentikan. Dan dimana pula letak hubungan antara perkara Bibit-Chandra dengan skandal Century. Kalian jangan mengada-ada! Sekarang kalian bersikap sangat idealis, nanti kalau sudah jadi pejabat, jadi lembek" tegas Sutan.

JAKARTA - Pakar Komunikasi Politik dari Universitas Indonesia (UI) Effendi Gazali menilai DPR telah gagal dalam mendalami rasa keadilan masyarakat

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News